Estimasi
Data sampel dari suatu populasi dapat digunakan untuk mencari informasi tentang karakter pupulasi. Misalnya, jika mean populasi $\mu$ yang tidak diketahui, maka untuk memperoleh informasi tentang parameter $\mu$ dapat digunakan mean sampel $\bar{x}$. Ini berarti statistik $\bar{x}$ digunakan untuk mengestimasi (meduga) parameter mean populasi $\mu$. Dalam hal ini $\bar{x}$ dinamakan
Suatu statistik dikatakan estimator unbiased (tak bias) parameter $\theta$ jika nilai harapannya sama dengan $\theta$. Jika tidak demikian maka statisik tersebut dikatakan \textit{bias}.
Pada kuliah sebelumnya telah disampaikan bahwa statistik
\[\overline{X}=\frac{\sum_{i=1}^nX_i}{n}\]
memiliki nilai harapan sama dengan mean populasi $\mu$. Dengan demikian $\overline{X}$ merupakan estimator tak bias untuk parameter $\mu$ .
Demikian pula varian sampel
\[S^2=\frac{\sum_{i=1}^n(X_i-\overline{X})^2}{n-1}\]
juga merupakan estimator tak bias parameter varian $\sigma^2$ .
[TEOREMA] Diberikan data sampel $X_1,X_2,\cdots, X_n$.
Selain kriteris tak bias, salah satu kriteria yang sering digunakan dalam estimasi adalah efisiensi.
- Statistik $\overline{X}$ merupakan estimator tak bias parameter mean populasi $\mu$
- Statistik $S^2$ merupakan estimator tak bias parameter varian populasi $\sigma^2$
Suatu estimator $\theta_1$ dikatakan lebih efisien dari pada estimator $\theta_2$ jika varian $\theta_1$ lebih kecil dibanding varian $\theta_2$.
Suatu estimator yang berupa interval dimana parameter diduga berada dinamakan Interval kepercayaan $\mu$ dengan $\sigma$ diketahui
Diketahui $X_1, X_2, \cdots, X_n$ adalah sampel random dari populasi berdistribusi normal dengan mean $\mu$ dan varian $\sigma^2$. Telah disampaikan bahwa $\overline{X}$ merupakan estimator $\mu$. Namun demikian tidak dapat dipastikan bahwa $\overline{X}=\mu$, melainkan hanya dapat dinyatakan bahwa $\mu$ berada di dalam interval tertentu. Seperti telah diketahui di dalam materi sebelumnya bahwa $\overline{X}$ berdistribusi normal dengan mean $\mu$ dan varian $\sigma^2/n$. Oleh karena itu \[\frac{\overline{X}-\mu}{\sigma/\sqrt{n}} \] berdistribusi normal standar. Dengan demikian \[ P \left( -B < \frac{(\overline{X}-\mu)}{\sigma / \sqrt{n}} < B \right)=0.95 \] jika $B=1.96$, yaitu \begin{equation} P\left(-1.96<\frac{(\overline{X}-\mu)}{\sigma/\sqrt{n}}<1.96\right)=0.95. \label{confint1} \end{equation} Jika ketiga ruas pada ketaksamaan \[ -1.96<\frac{(\overline{X}-\mu)}{\sigma/\sqrt{n}}<1.96 \] dikalikan $\sigma/\sqrt{n}$ kemudian ditambahkan $\over{X}$, maka diperoleh \[\overline{X}-1.96 \frac{\sigma}{\sqrt{n}}< \mu<\overline{X}+1.96\frac{\sigma}{\sqrt{n}}\] Dengan demikian (\ref{confint1}) ekivalen dengan \[ P\left(\overline{X}-1.96 \frac{\sigma}{\sqrt{n}}< \mu<\overline{X}+1.96\frac{\sigma}{\sqrt{n}}\right)=0.95 \] Interval \[\left(\overline{X}-1.96 \frac{\sigma}{\sqrt{n}},\quad \overline{X}+1.96\frac{\sigma}{\sqrt{n}}\right) \] dinamakan \textit{interval kepercayaan 95 persen} untuk $\mu$.[TEOREMA]
Jika $x_1, x_2, \cdots, x_n$ adalah data sampel dari distribusi dengan $\sigma$ diketahui, dan $\overline{x}$ adalah rata-rata sampel, maka interval kepercayaan $95$ persen untuk $\mu$ adalah
\[\left(\overline{x}-1.96 \frac{\sigma}{\sqrt{n}},\quad \overline{x}+1.96\frac{\sigma}{\sqrt{n}}\right) .\]
Contoh
Dari data sampel random berat badan $100$ orang dewasa di Palangka Raya diperoleh $\overline{x}=67.45$ kg dan penelitian sebelumnya menyatakan bahwa $\sigma^2=8.6136$ kg. Carilah interval kepercayaan $95$ persen rata-rata berat badan orang dewasa di Palangkaraya.| Tingkat kepercayaan | 99.73 | 99 | 98 | 96 | 95.45 | 95 | 90 |
| $z_{\alpha/2}$ | 3.00 | 2.58 | 2.33 | 2.05 | 2.00 | 1.96 | 1.645 |
Interval kepercayaan $\mu$ dengan $\sigma$ tidak diketahui
Misalkan $X_1, X_2, \cdots, X_n$ sampel random dari populasi berdistribusi normal dengan $\mu$ dan $\sigma^2$ keduanya tidak diketahui. Dapat dibuktikan bahwa \[\frac{(\overline{X}-\mu) \sqrt{n}}{S}\] berdistribusi $t$ dengan derajat bebas $n-1$. Interval kepercayaan $(1-\alpha)$ persen untuk $\mu$ dapat dibentuk sebagai berikut. \[P\left(-t_{\alpha/2,n-1} < \frac{(\overline{X}-\mu) \sqrt{n}}{S} < t_{\alpha/2,n-1}\right)=1-\alpha\] atau ekivalen dengan \[P\left(\overline{X}-t_{\alpha/2,n-1}\frac{S}{\sqrt{n}}<\mu<\overline{X}+t_{\alpha/2,n-1}\frac{S}{\sqrt{n}}\right)=1-\alpha.\]
[TEOREMA] Diketahui $x_1, x_2, \cdots, x_n$ adalah data sampel dari distribusi dengan $\sigma$ tidak diketahui. Jika
$\overline{X}=\overline{x}$ dan $S=s$, maka interval kepercayaan $100(1-\alpha)$ persen parameter $\mu$ adalah
\[\left(\overline{x}-t_{\alpha/2,n-1}\frac{S}{\sqrt{n}},\overline{x}+t_{\alpha/2,n-1}\frac{S}{\sqrt{n}}\right).\]
Contoh
Hasil pengamatan terhadap kinerja suatu jaringan memberikan hasil {\it packet loss} (dalam byte) sebagai berikut:\\ 189, \quad 184, \quad 183, \quad 182, \quad 181, \quad 181, \quad 187, \quad 181, \quad 185, \quad 183, \quad 184.\\ Carilah interval kepercayaan 95 persen untuk rata-rata packet loss pada jaringan tersebut.Contoh
Berdasarkan data sampel random pengukuran $10$ diameter pipa menghasilkan mean $\overline{x}=2.38$ cm dan deviasi standar $s=0.06$ cm. Carilah interval kepercayaan $95$ persen untuk rata-rata diameter pipa yang sebenarnya.Interval kepercayaan untuk $\sigma^2$
Diketahui $X_1, X_2, \cdots, X_n$ sampel random dari populasi berdistribusi normal dengan mean $\mu$ dan varian $\sigma^2$ yang tidak diketahui. Dalam pembahasan sebelumnya tentang distribusi sampling, telah dibuktikan bahwa \[(n-1)\frac{S^2}{\sigma^2}\] berdistribusi Chi-square dengan dejarat bebas $n-1$. Interval kepercayaan $(1-\alpha)$ persen untuk $\sigma^2$ dapat dibentuk sebagai berikut. \[P \left(\chi^2_{1-\alpha/2,n-1} <(n-1)\frac{S^2}{\sigma^2}< \chi^2_{\alpha/2,n-1} \right) =1-\alpha \] atau ekivalen dengan \[P\left(\frac{(n-1)S^2}{\chi^2_{\alpha/2,n-1}} < \sigma^2 < \frac{(n-1)S^2}{\chi^2_{1-\alpha/2,n-1}}\right)=1-\alpha.\][TEOREMA]
Jadi jika $S^2=s^2$, interval kepercayaan $100(1-\alpha)$ persen untuk parameter varian populasi $\sigma^2$ adalah
\[\left(\frac{(n-1)S^2}{\chi^2_{\alpha/2,n-1}} ,
\frac{(n-1)S^2}{\chi^2_{1-\alpha/2,n-1}}\right).\]
Contoh
Kapasitas $10$ batere diukur dan hasilnya sebagai berikut (dalam $ampere-jam$): \[ 140, \quad 136, \quad 150, \quad 144, \quad 148, \quad 152, \quad 138, \quad 141, \quad 143, \quad 151.\] $(a)$ Carilah estimasi untuk varian populasi $\sigma^2$, dan $(b)$ hitunglah interval kepercayaan $99$ persen untuk $\sigma^2$.- [(a)] Dari data tersebut diperoleh $\overline{x}=144.3$. Estimasi untuk varian populasi \[S^2=\sum_{i=1}^{10}\frac{(X_i-144.4)^2}{10-1}= 32.23. \]
- [(b)] Karena $1-\alpha =0.99$ maka $\alpha/2= 0.01/2=0.005$. Berdasarkan tabel Chi-square diperoleh $\chi^2_{0.005, 9}= 23.589$ dan $\chi^2_{1-0.005, 9}= \chi^2_{0.995, 9}=1.735 $. Jadi interval kepercayaan $99$ persen untuk $\sigma^2$ adalah \[\left(\frac{(n-1)S^2}{\chi^2_{\alpha/2,n-1}} , \frac{(n-1) S^2}{\chi^2_{1-\alpha/2,n-1}}\right) = \left(\frac{9 \times 32.23}{23.589} , \frac{9 \times 32.23}{1.735}\right) =(12.30, 167.19), \] yang berarti bahwa dapat dipercaya $99$ persen nilai varian populasi berada pada interval $(12.30, 167.19)$.
Interval kepercayaan selisih dua mean
Dalam suatu penelitian mungkin peneliti ingin membentuk interval kepercayaan selisih dua mean populasi. Misalkan $X_1, X_2, \cdots, X_n$ adalah sampel random dari populasi berdistribusi normal dengan mean $\mu_1$ dan varian $\sigma_1^2$, dan $Y_1, Y_2, \cdots, Y_m$ adalah sampel random dari populasi berdistribusi normal dengan mean $\mu_2$ dan varian $\sigma^2_2$. Akan dibentuk interval kepercayaan selisih kedua mean populasi, yaitu $\mu_1 - \mu_2$. Dari pembahasan sebelumnya $\bar{X}$ berdistribusi normal dengan mean $\mu_1$ dan varian $\sigma_1^2/n$; dan $\bar{Y}$ berdistribusi normal dengan mean $\mu_2$ dan varian $\sigma_2^2/m$. Oleh karena itu $\bar{X}-\bar{Y}$ berdistribusi normal dengan mean $\mu_1-\mu_2$ dan varian $\sigma^2_1/n+\sigma^2_2/m$. Selanjutnya pembahasan akan dibagi menjadi dua, yaitu jika $\sigma^2_1$ dan $\sigma^2_2$ diketahui dan tidak diketahui. Jika $\sigma^2_1$ dan $\sigma^2_2$ diketahui, maka \[ \frac{\bar{X}-\bar{Y}-(\mu_1-\mu_2)}{\sqrt{\frac{\sigma_1^2}{n}+\frac{\sigma_2^2}{m}}}\] berdistribusi normal standar. Dengan demikian diperoleh hasil berikut.[TEOREMA]
Interval kepercayaan 100(1-$\alpha$) persen untuk $\mu_1-\mu_2$ adalah
\begin{eqnarray*}
\left( \bar{x}-\bar{y}-z_{\alpha/2} \sqrt{\frac{\sigma_1^2}{n}+\frac{\sigma_2^2}{m}}, \quad \bar{x}-\bar{y} +z_{\alpha/2} \sqrt{\frac{\sigma_1^2}{n}+\frac{\sigma_2^2}{m}} \right).
\end{eqnarray*}
Contoh
Hasil pengamatan IQ yang diambil dari dua populasi anak yang tinggal di perkotaan (A) dan di pedesaan (B) adalah sebagai berikut:| Sampel A : | 100 | 104 | 108 | 99 | 115 | 120 | 103 | 112 | 124 | 120 | 110 |
| Sampel B : | 121 | 101 | 120 | 98 | 99 | 104 | 104 | 107 | 111 | 123 |
[TEOREMA] Jika varian kedua populasi tidak diketahui, maka interval kepercayaan $100(1-\alpha)$ persen untuk $\mu_1-\mu_2$ adalah
\[
\left(\bar{x}-\bar{y} - t_{\alpha/2,\: n+m-2} \: s_p\sqrt{1/n + 1/m}, \: (\bar{x}-\bar{y} + t_{\alpha/2,\: n+m-2} \: s_p\sqrt{1/n + 1/m}\right)
\]