Sistem Bilangan Real

Bilangan Real dan Garis Real

Dalam bagian ini akan diperkenalkan himpunan bilangan real beserta operasi jumlahan dan perkalian. Sifat urutan bilangan real diperkenalkan agar bisa dikembangkan pengertian interval. Representasi bilangan real sebagai suatu garis lurus dikembangkan sistem koordinat siku-siku sebagai pasangan bilangan real. Bilangan real adalah bilangan yang dapat diekspresikan sebagai desimal, misalnya \begin{align*} \frac{1}{3}&=0,33333\cdots \\ - \frac{3}{4}&=-0,75000\cdots \\ \sqrt{2}&=1,4142\cdots\\ 2&=2,000\cdots\\ \end{align*} Setiap desimal merepresentasikan satu bilangan real. Sebaliknya, suatu bilangan real bisa memiliki dua representasi desimal, misalnya \[ 0,999 \cdots \quad \text{dan} \quad 1,000\cdots \] merupakan representasi bilangan $1$. Bilangan real mencakup bilangan-bilangan berikut: Bilangan real dapat digambarkan sebagai suatu garis yang panjangnya tak hingga. Setiap titik pada garis tersebut menyatakan suatu bilangan real, dan sebaliknya setiap bilangan real dinyatakan oleh suatu titik pada garis tersebut. Selanjutnya garis ini dinamakan garis real.

real_line
Gambar: Garis real

Penyajian bilangan melalui himpunan

Penyajikan bilangan real dapat dilakukan dengan himpunan. Himpunan adalah kumpulan objek-objek yang didefinisikan secara jelas. Objek di dalam himpunan dinamakan anggota atau elemen himpunan. Untuk mempersingkat notasi, himpunan dituliskan dengan abjad kapital seperti $A, B, C$ dan sebagainya; anggota himpunan ditulis dengan abjad seperti $a,b,c,x,y$ dan sebagainya. Jika $x$ adalah anggota himpunan $A$, maka dituliskan \[ x \in A \] dan jika $x$ bukan anggota $A$, maka dituliskan \[x \notin A\] Untuk menuliskan himpunan yang memuat anggota-anggotanya dapat dilakukan dengan mendaftar semua anggotanya di dalam kurung kurawal "$\{$" dan "$\}$" dan anggota yang berbeda dipisah dengan tanda koma.

Contoh

Selain dengan cara mendaftar semua anggotanya, penulisan himpunan juga bisa dilakukan dengan menuliskan sifat keanggotaannya. Dengan cara ini suatu himpunan $A$ dapat dituliskan sebagai \[ A=\{x: x \: \text{bersifat }P\} \] dan dibaca "$A$ adalah himpunan semua $x$ dimana $x$ bersifat $P$".

Contoh

Himpunan-himpunan pada contoh sebelumnya dapat dituliskan sebagai

Operasi pada bilangan real

Pada himpunan bilangan real dikenal dua operasi aljabar, yaitu operasi jumlahan dan operasi perkalian
Operasi jumlahan. Jumlah bilangan real $a$ dan $b$ dituliskan $a+b$, memenuhi sifat-sifat:

Sifat (i) menyatakan bahwa operasi jumlahan bersifat tertutup; sifat (ii) dinamakan sifat komutatif yang menyatakan bahwa pada operasi penjumlahan bisa diubah urutannya. Bilangan $0$ dinamakan elemen identitas operasi jumlahan. Bilangan $-a$ pada sifat (v) dinamakan invers $a$ terhadap operasi jumlahan dan dibaca negatif $a$ atau minus $a$.

Bilangan $a$ ditambah negatif $b$, yakni $a+(-b)$, ditulis $a-b$ dan dibaca $a$ dikurangi $b$, dengan kata lain, $a-b$ adalah $a$ ditambah negatif $b$; jadi \[ a-b=a+(-b). \] Di dalam matematika, operasi yang berada di antara kurung buka "(" dan kurung tutup ")" dilaksanakan terlebih dahulu. Misalnya $2+(6+7)$ maksudnya adalah dihitung terlebih dahulu $6+7$ kemudian hasilnya ditambah dengan $2$.

Contoh

Operasi perkalian Perkalian bilangan $a$ dan $b$ dituliskan $a\cdot b$ atau $ab$, memenuhi sifat-sifat:

Sifat (i) menyatakan bahwa operasi perkalian bilangan real adalah tertutup, sifat (ii) dinamakan sifat komutatif, sifat (iii) dinamakan sifat distributif. Bilangan $1$ pada (iv) dinamakan elemen identitas operasi perkalian, sedangkan $a^{-1}$ pada (v) dinamakan invers $a$ terhadap operasi perkalian. Perhatikan bahwa bilangan $0$ tidak memiliki invers terhadap operasi perkalian, yang berari $0^{-1}$ tidak ada.

Invers dari $a$ sering ditulis $1/a$, yakni \[ a^{-1}=\frac{1}{a} \] Dengan demikian, jika $b \neq 0$ maka dapat dituliskan dengan \[ a \cdot b^{-1} = a \cdot \frac{1}{b} = \frac{a}{b} \] dan ruas terakhir dibaca $a $ dibagi $b$. Dengan demikian membagi suatu bilangan dengan bilangan $b$ sama dengan mengalikan bilangan tersebut dengan bilangan $1/b$. Selain dengan notasi $\cdot$, operasi perkalian sering ditulis tanpa notasi tersebut, jadi $a \cdot b$ juga dituliskan $ab$.

Contoh

Berdasarkan sifat-sifat operasi jumlahan dan perkalian di atas, dapat dibuktikan sifat-sifat berikut.

Sifat-sifat operasi jumlahan dan perkalian

Diberikan bilangan-bilangan real $a,b,c$. Berlaku sifat-sifat berikut.

Contoh

Penyelesaian persamaan

Suatu iilangan yang jika dimasukan ke dalam suatu persamaan menjadikan persamaan tersebut benar dinamakan penyelesaian .
Aturan mencari penyelesaian persamaan:

Contoh

Carilah penyelesaian persamaan berikut:

Penyelesaian:

Operasi jumlahan dan perkalian pada bilangan real dapat dikembangkan menjadi operasi yang lebih kompleks seperti diuraikan selanjutnya.

Pangkat bulat bilangan real

Diketahui $a$ bilangan real dan $n$ bilangan bulat tidak negatif. Bilangan $a$ dapat dikalikan dengan dirinya sendiri sebanyak $n$ kali, yakni \[ \underbrace{a \cdot a \cdots a}_{n \text{ kali}}.\]
Untuk bilangan bulat tak negatif $n$ didefinisikan \begin{equation} \begin{array}{ll} a^n = a\cdot a \cdots a, \\ a^0=1. \end{array} \end{equation} Notasi $a^n$ dibaca $a$ pangkat $n$.

Contoh

Jika $a \neq 0$ dan $n$ bilangan bulat tidak negatif, maka \begin{equation} a^{-n} = \frac{1}{a^n} \end{equation}

Contoh

Akar bilangan real

Diketahui $x$ bilangan real dan $n$ bilangan bulat. Akar $n$ dari $x$ dituliskan $\sqrt[n]{x}$ atau $x^{\frac{1}{n}}$, didefinisikan \begin{equation} \sqrt[n]{x}=y \qquad \text{jika dan hanya jika} \qquad y^n=x. \end{equation} Akar $2$ dari $x$ biasa dituliskan $\sqrt[2]{x}=\sqrt{x}$.

Contoh

Jika $m$ dan $n$ bilangan bulat dengan $n\neq0$, maka \begin{equation} \displaystyle x^{\frac{m}{n}}=\left(x^m\right)^{\frac{1}{n}}=\sqrt[n]{x^m} \end{equation}

Contoh

\[4^{\frac{3}{2}}=\left(4^3\right)^{\frac{1}{2}}=\sqrt[2]{4^3}=\sqrt{64}=8.\]
Jika $p$ dan $q$ bilangan rasional, maka berlaku

Contoh

Kuadrat jumlah dua bilangan

Dengan menerapkan sifat distributif, \begin{equation*} \begin{array}{ll} (a+b)^2&=(a+b)(a+b)\\ &=a(a+b)+b(a+b)\\ &=a^2+ab+ab+b^2\\ &=a^2+2ab+b^2. \end{array} \end{equation*}
\[ \boxed{(a+b)^2=a^2+2ab+b^2}\]
Dengan menerapkan hasil tersebut untuk $a=x$ dan $b=-y$, diperoleh
\[\boxed{(x-y)^2=x^2-2xy+y^2}\]

Contoh

Contoh

Uraikan ekspresi $(x+y-z)^2$.

Penyelesaian

\begin{equation*} \begin{array}{ll} (x+y-z)^2&=[(x+y)-z]^2\\ &=(x+y)^2-2(x+y)z+z^2\\ &=x^2+2xy+y^2-2xz-2yz+z^2\\ &=x^2+y^2+z^2+2xy-2xz-2yz. \end{array} \end{equation*}

Contoh

Uraikan ekspresi $(x+2)^3$.

Penyelesaian

\begin{align*} (x+2)^3&=(x+2)(x+2)^2\\ &=(x+2)(x^2+2x+4)\\ &=x(x^2+2x+4)+2(x^2+2x+4)\\ &=x^3+2x^2+4x+2x^2+4x+8\\ &=x^3+4x^2+4x+8. \end{align*}

Contoh

Uraikan ekspresi $(2x-1)^2$.

Penyelesaian

\begin{align*} (2x-1)^2&=(2x)^2-2(2x)(-1)+(-1)^2\\ &=4x^2-4x+1. \end{align*}

Contoh

Uraikan ekspresi $\displaystyle \left(\frac{x}{3}-2\right)^2$.

Penyelesaian

\begin{align*} \left(\frac{x}{3}-2\right)^2&=\left(\frac{x}{3}\right)^2+2\cdot \frac{x}{3} (-2)+(-2)^2\\ &=\frac{x^2}{9}-\frac{4}{3}x+4. \end{align*}

Mencari faktor persamaan kuadrat

Persamaan berbentuk $x^2+bx+c=d$ dengan $b,c$ dan $d$ konstanta, dinamakan persamaan kuadrat. Misalkkan bentuk kuadrat $x^2+bx+c$ dapat difaktorkan menjadi $(x+s)(x+t)$. Ini berarti
\begin{align*} x^2+bx+c&=(x+s)(x+t)\\ &=x(x+t)+s(x+t)\\ &=x^2+tx+sx+st\\ &=x^2+(s+t)x+st, \end{align*}
Dengan membandingkan koefisien-koefisien ruas pertama dan terakhir diperoleh \[ b=s+t \quad \text{dan} \quad c=st.\]

Contoh

Faktorkan $x^2+4x+3$

Penyelesaian

Dari persamaan ini, $s+t=4$ dan $st=3$. Oleh karena itu $s=1$ dan $t=3$. Dengan demikian \[ x^2+4x+3=(x+1)(x+3). \]

Contoh

Faktorkan $x^2-5x+6$.

Penyelesaian

Disini $s+t=-5$ dan $st=6$. Oleh karena itu $s=-2$ dan $t=-3$. Dengan demikian \[ x^2-5x+6=(x-2)(x-3).\]

Mencari penyelesaian persamaan kuadrat

Contoh

Carilah penyelesaian persamaan $x^2-4x+3=0$.

Penyelesaian

Perhatikan bahwa \[ x^2-4x+3= (x-1)(x-3).\] Oleh karena itu

\[ x^2-4x+3=0 \iff (x-1)(x-3)=0.\]
Persamaan $(x-1)(x-3)=0$ jika \[ x-1=0 \quad \text{atau}\quad x-3=0.\] Dengan demikian penyelesaiannya adalah $x=1$ atau $x=3$.

Di dalam contoh di atas, notasi $\iff$ dibaca "jika dan hanya jika", yang berarti kedua persamaan "ekivalen" atau "makna kedua persamaan sama".

Contoh

Carilah penyelesaian persamaan $x^2-9=0$.

Penyelesaian

Perhatikan bahwa $x^2-9=(x+3)(x-3)$. Oleh karena itu \begin{align*} x^2-9=0 \iff (x+3)(x-3)=0. \end{align*} Jadi penyelesaiannya adalah $x=-3$ atau $x=3$.

Contoh

Carilah penyelesaian persamaan $3x^2+3x-6=0$.

Penyelesaian

Perhatikan bahwa $3x^2+3x-6=(3x-3)(x+2)$. Oleh karena itu

\begin{align*} 3x^2+3x-6=0& \iff (3x-3)(x+2)=0\\ &\iff 3x-3=0 \quad \text{atau} \quad x+2=0. \end{align*}
Dengan demikian penyelesaiannya adalah $x=1$ atau $x=-2$.

Menyederhanakan

Contoh

Ubahlah berikut menjadi bentuk yang paling sederhana:

Penyelesaian

Urutan dan interval

Telah diketahui bahwa himpunan semua bilangan real dapat digambarkan dengan garis real. Dua titik berbeda pada garis real tentu selalu dapat diurutkan. Bilangan real $a$ dikatakan lebih kecil dari bilangan $b$, dituliskan $a < b$ jika \[ b-a>0.\] Pada garis real, pernyataan $a < b$ berarti posisi $a$ di sebelah kiri $b$. Pernyataan $a$ lebih kecil dari $b$ juga sama dengan pernyataan $b$ lebih besar dari $a$, dan dituliskan $b>a$.

urutan
Gambar: Dua bilangan real selalu dapat diurutkan
Jika $a$ dan $b$ adalah bilangan real, maka satu dan hanya satu pernyataan berikut berlaku: \[ a < b, \qquad a=b, \qquad b < a \]

Contoh

Notasi $a \leq b$ berarti $a < b$ atau $a=b$. Sebagai contoh, $2 \leq 3$ dan $3 \leq 3$. Notasi $a \leq b$ ekivalen (sama saja) dengan notasi $b \geq a$. Suatu ekspresi yang dihubungkan dengan tanda $<, >, \le$ atau $\ge$ dinamakan ketaksamaan.

Contoh

Teorema 1 Diketahui $a,b$ dan $c$ bilangan real.

Contoh

Dapat diperiksa kebenaran pernyataan berikut:

Interval

Interval atau selang adalah himpunan semua bilangan real yang terletak antara dua bilangan real. Jika $a < b$, maka bisa dibentuk beberapa jenis interval. Segmen garis berwana merah pada grafik di bawah setiap interval berikut, merupakan representasi inverval tersebut.
  1. Interval terbuka $(a,b)=\{x:a < x < b\}$
  2. interval terbuka
  3. Interval tertutup $[a,b]=\{x:a \leq x \leq b \}$
  4. interval terbuka
  5. Interval setengah terbuka $(a,b]=\{x:a < x\leq b\}$
  6. interval terbuka
  7. Interval setengah terbuka $[a,b)=\{x:a\leq x < b\}$
  8. interval terbuka

Contoh

Interval $(0,1]=\{x:0 < x\leq 1\}$ menyatakan himpunan semua bilangan yang lebih besar $0$ dan lebih kecil atau sama dengan $1$. interval
Karena interval adalah himpunan, maka dapat dilakukan operasi himpunan pada interval.

Contoh

Diketahui interval-interval $I=(0,3]=\{x:0 < x \leq 3\}$ dan $J=[-1,1]=\{x:-1 \leq x \leq 1\}$. Dapat diperiksa bahwa
\begin{eqnarray*} I \cup J &=& \{x:-1\leq x \leq 3\}=[-1,3] \qquad \text{dan} \\ I \cap J &=& \{x: 0 < x \leq 1\}=(0,1] \end{eqnarray*}
Union dan irisan kedua interval digambarkan sebagai berikut. interval operasi
Untuk pembahasan selanjutnya, perlu diperkenalkan dua notasi berikut. Suatu bilangan yang lebih besar dari bilangan real manapun dinamakan tak hingga, dituliskan $\infty$. Jadi \[ x < \infty \qquad \text{untuk sebarang bilangan real } x \] Bilangan yang lebih kecil dari bilangan real manapun dinamakan minus tak hingga, dituliskan $-\infty$. Jadi \[- \infty < x \qquad \text{untuk sebarang bilangan real } x \]
Interval-interval yang terkait dengan tak hingga.
  1. Interval $[a,\infty)=\{x:a\le x\}$ interval tak hingga
  2. Interval $(-\infty,b]=\{x:x\le b\}$ interval tak hingga
  3. Interval $(a,\infty)=\{x:a< x\}$ interval tak hingga
  4. Interval $(-\infty,b)=\{x:x< b\}$ interval tak hingga

Contoh

  1. Interval $[1,\infty)$ menyatakan himpunan semua bilangan yang lebih besar atau sama dengan $1$, yakni \[ [1,\infty)=\{x:1\le x \},\] atau digambarkan dengan interval tak hingga
  2. Interval $(-\infty, \frac{1}{2})$ menyatakan himpunan semua bilangan yang lebih kecil $\frac{1}{2}$, yakni \[ \left(-\infty, \frac{1}{2}\right)=\left\{x:x <\frac{1}{2}\right\},\] atau digambarkan dengan interval tak hingga

Mencari penyelesaian ketaksamaan

Pencarian penyelesaian ketaksamaan dapat dikerjakan dengan cara merubah ketaksamaan sehingga ketaksamaan tersebut menjadi jelas yang dapat ditempuh dengan cara:
  1. Setiap ruas ditambahkan dengan bilangan yang sama.
  2. Setiap ruas dikalikan dengan bilangan positif yang sama.
  3. Setiap ruas dikalikan dengan bilangan negatif yang sama kemudian membalik tanda ketidaksamaannya.

Contoh

Carilah penyelesaian ketaksamaan $5x-7 < 3x-2$ dan gambarkan grafik himpunan penyelesaiannya.

Penyelesaian

\begin{eqnarray*} 5x-7 < 3x-2\\ 5x < 3x+5 &\text{(kedua ruas ditambah 7)}\\ 2x < 5 &\text{(kedua ruas ditambah $-3x$)}\\ x < \frac{5}{2}&\text{(kedua ruas dikali $\frac{1}{2}$)} \end{eqnarray*}
Dengan demikian penyelesaiannnya adalah $\{x: x < \frac{5}{2}\}$. Grafik himpunn penyelesaiannya adalah ketaksamaan

Contoh

Carilah penyelesaian ketaksamaan $3x+4 < 5x-6$.

Penyelesaian

\begin{eqnarray*} 3x+4 < 5x-6&\\ 3x < 5x-10& \text{(setiap ruas ditambah $-4$)}\\ -2x < -10&\text{(setiap ruas ditambah $-5x$)}\\ x > 5&\text{(setiap ruas dikali $-\frac{1}{2}$)} \end{eqnarray*}
Perhatikan bahwa pada baris terakhir, ketaksamaan berubah menjadi $>$, ini dikarenakan perkalian dengan bilangan negatif. Grafik himpunan penyelesaiannya adalah ketaksamaan

Contoh

Carilah penyelesaian ketaksamaan $-2 < 3x+4 < 7$.

Penyelesaian

Perhatikan bahwa ada tiga ruas pada ketaksamaan ini.

\begin{eqnarray*} -2 < 3x+4 < 7 & \text{(tambahkan setiap ruas dengan $-4$)}\\ -6 < 3x < 3 & \text{(kalikan setiap ruas dengan $\frac{1}{3}$)}\\ -2 < x < 1 \end{eqnarray*}
Penyelesaiannya adalah $\{x:-2 < x < 1\}$, atau digambarkan dengan ketaksamaan

Contoh

Carilah penyelesaian ketaksamaan $x^2-x < 2$.

Penyelesaian

\begin{eqnarray*} & x^2-x < 2 &\\ \iff & x^2-x-2 < 0 &\text{(setiap ruas ditambah $-2$)}\\ \iff &(x+1)(x-2) < 0 &\text{(difaktorkan)} \end{eqnarray*}

Selanjutnya $(x+1)(x-2)=0$ jika $x=-1$ atau $x=2$. Untuk mencari penyelesaianya digunakan bantuan grafik berikut.
ketaksamaan
Cara menentukan tanda $+$ dan $-$ di atas setiap garis tersebut adalah sebagai berikut. Karena ketaksamaan $x^2-x < 2$ ekivalen dengan $(x+1)(x-2)<0$, maka penyelesaiannya adalah segmen garis pada garis ketiga yang bertanda $-$, yaitu $\{x:-1 < x < 2\}$.

Nilai mutlak

Nilai mutlak (absolut) bilangan real $x$ dituliskan $|x|$, didefinisikan \begin{equation} |x| = \begin{cases} x & \text{jika $x\ge 0$}\\ -x & \text{jika $x < 0$} \end{cases} \end{equation}
Berdasarkan definisi, nilai mutlak suatu bilangan real merupakan bilangan tidak negatif. Nilai mutlak bilangan real menyatakan panjang garis dari titik $0$ ke bilangan real tersebut.

Contoh

Sifat
  1. $|ab|=|a||b|$
  2. $\displaystyle \left|\frac{a}{b}\right|=\frac{|a|}{|b|}$
  3. $|a+b| \le |a|+|b|$ (ketaksamaan segitiga)
  4. $|a-b| \ge ||a|-|b||$

Contoh

Contoh $(c)$ dan $(d)$ dapat Anda periksa dengan menghitung kedua ruas.

Secara geometris, $|a-b|$ menyatakan jarak antara titik $a$ dengan titik $b$ di garis real. Khusunya $|a|$ menyakanan jarak titik $a$ dengan titik $0$, sebab $|a|=|a-0|$. mutlak

Sebagai contoh, $|a|=2$ menyatakan jarak $a$ dengan $0$ adalah $2$; jadi $a$ bisa bilangan $2$ atau $-2$. mutlak

Diberikan bilangan real $a>0$. Ketaksamaan $|x| \le a$ menyatakan semua titik-titik $x$ yang jaraknya dari $0$ lebih kecil $a$.
Teorema 2 Untuk $a > 0$ berlaku \begin{equation} \label{ineql} |x| \le \iff -a \le x \le a \end{equation}

Contoh

Carilah penyelesaian ketaksamaan $|x|<2$.

Penyelesaian

Di dalam soal ini, akan dicari nilai-nilai $x$ sehingga nilai mutlaknya kurang dari $2$. Berdasarkan Teorema 2 \[ |x| < 2 \iff -2 < x < 2.\] Dengan demikian penyelesaiannya adalah interval $(-2,2)=\{x:-2 < x < 2\}$, yang dapat digambarkan dengan mutlak

Contoh

Carilah penyelesaian ketaksamaan $|x-4|<1$.

Penyelesaian

Berdasarkan Teorema 2, \begin{eqnarray*} x-4 < 1 & \iff -1 < x-4 < 1\\ &\iff -1+4 < x < 1+4 \\ &\iff 3 < x < 5. \end{eqnarray*} Dengan demikian penyelesaiannya adalah interval \[ (3,5)=\{x:3 < x < 5\},\] atau digambarkan dengan mutlak

Untuk $a>0$, pada ketaksamaan $|x| > a$ berarti $x>a$ atau $x < -a$.
Teorema 3

Untuk $a > 0$ berlaku \begin{equation} \label{ineqg} |x| > a \iff x < -a \quad \text{atau} \quad a < x \end{equation}

Contoh

Carilah penyelesaian ketaksamaan $|x-2|>1$.

Penyelesaian

Berdasarkan Teorema 3,

\begin{eqnarray*} |x-2|>1 \iff x-2<-1 \quad \text{atau} \quad 1 < x-2\\ \iff x < 1 \quad \text{atau} \quad 3 < x \end{eqnarray*}

Dengan demikian penyelesaiannnya adalah \[ (-\infty, 1) \cup (3,\infty).\]